Wednesday, January 21, 2026
HomeCrypto3 Faktor Penyebab Harga Bitcoin Anjlok di Bawah USD 90.000

3 Faktor Penyebab Harga Bitcoin Anjlok di Bawah USD 90.000

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami penurunan pada Jumat, 21 November 2025, diperdagangkan di bawah level USD 90.000. Penurunan ini bukan hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga mayoritas aset kripto utama lainnya. Sentimen pasar saat ini dipengaruhi oleh kondisi ‘ketakutan ekstrem’ akibat penurunan harga yang signifikan. Bitcoin yang sempat mencapai rekor tertinggi pada beberapa bulan sebelumnya, kini tengah mengalami koreksi yang cukup mencolok.

Harga Bitcoin saat ini berada di posisi USD 85.504,76 atau setara dengan Rp 1,42 miliar, dengan penurunan sebesar 6,91% dalam 24 jam terakhir. Sedangkan Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan harga sebesar 7,57% dalam periode yang sama, berada di posisi USD 2.789,73 atau sekitar Rp 46,61 juta. Sebagian besar kripto top lainnya juga bergerak di zona merah, seperti Cardano (ADA) yang mengalami koreksi 9,49% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga turun sebesar 6,47% dalam satu hari, mencapai nilai USD 2,95 triliun atau sekitar Rp 49.309 triliun. Kondisi pasar kripto saat ini dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental dan teknikal yang menimbulkan tekanan terhadap harga kripto utama. Masyarakat investor dan analis pun khawatir terhadap penurunan harga yang signifikan ini, setelah sebelumnya market mengalami tren kenaikan yang cukup konsisten.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler