Pada sesi perdagangan Jumat pagi, indeks Nikkei 225 Jepang terpantau mengalami penurunan sebesar 1,57% saat dibuka, sementara indeks Topix juga turun 0,72%. Saham-saham teknologi seperti Advantest, Tokyo Electron, Lasertec, dan Renesas Electronics juga mengalami koreksi, dengan penurunan hingga 9%, 6%, 5%, dan 1,95% secara berturut-turut.
Di sisi lain, data inflasi inti Jepang pada bulan Oktober mengalami kenaikan yang merupakan laju tercepat sejak Juli, sesuai dengan prediksi pasar. Hal ini membuat ekspektasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan semakin menguat.
Di Korea Selatan, indeks Kospi terpantau turun sebesar 4,09%, sementara Kosdaq juga mengalami penurunan sebesar 3,01%. Saham-saham besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix tercatat turun masing-masing hingga 4% dan 9%.
Sementara di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga mengalami pelemahan sebesar 1,3%. Sedangkan futures indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.460, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 25.835,57.


