Wednesday, January 21, 2026
HomeSahamIPO dan Wall Street: Dampak Shutdown Pemerintah AS

IPO dan Wall Street: Dampak Shutdown Pemerintah AS

Penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Wall Street pada akhir tahun 2026 mengalami penundaan akibat dari penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS), yang membuat Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) berupaya menyelesaikan ratusan pernyataan pendaftaran yang tertunda. Saham perusahaan yang baru mulai debut di bursa saham juga tidak menunjukkan performa yang baik dalam beberapa waktu terakhir, terutama setelah kenaikan signifikan untuk pasar pada tahun 2025, seperti dilaporkan oleh laman AP.

CEO Renaissance Capital, Bill Smith, mengungkapkan bahwa penundaan dari SEC, lambatnya proses menjelang libur, serta tekanan pada saham artificial intelligence (AI) dan teknologi lainnya, semuanya turut mempengaruhi harapan untuk pemulihan jangka pendek di pasar saham. Namun, pelaku pasar tetap mengantisipasi beberapa IPO yang tetap akan dilakukan pada bulan November dan Desember, meskipun terdapat penundaan dalam prosesnya.

Central Bancompany adalah salah satu perusahaan besar yang akhirnya go public setelah penutupan pemerintah. Perusahaan induk dari Bank Sentral Trust berhasil mengumpulkan dana sebesar USD 373 juta dari IPO yang dilakukan pekan lalu. Wall Street juga sedang menantikan peluncuran perusahaan perlengkapan medis Medline pada bulan Desember, dengan potensi pengumpulan dana mencapai USD 5 miliar. Sementara itu, BitGo, perusahaan teknologi kripto, masih menjadi calon IPO lain yang diantisipasi pada Desember 2025.

Kehatian dalam pergerakan pasar juga telah menghentikan keuntungan dari beberapa IPO baru, yang mengakibatkan sebagian di antaranya mengalami penurunan tajam sejak debut. Sebagai contoh, saham perusahaan perangkat lunak desain web, Figma, kehilangan semua keuntungannya sejak melantai di bursa pada bulan Juli. Meskipun sahamnya naik lebih dari tiga kali lipat pada hari perdagangan pertama, saat ini harga sahamnya hanya sedikit di atas harga IPO.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler