Tuesday, January 20, 2026
HomeCryptoKorea Selatan Curigai Korut: Peretasan Upbit Bursa Kripto

Korea Selatan Curigai Korut: Peretasan Upbit Bursa Kripto

Korea Selatan mencurigai tim Korea Utara (Korut) sebagai pelaku di balik peretasan bursa kripto Upbit yang telah menyebabkan penarikan ilegal sebesar 44,5 miliar won atau sekitar USD 30,4 juta dalam bentuk kripto baru-baru ini. Informasi ini diambil dari laporan Kantor Berita Yonhap yang dikutip oleh Yahoo Finance pada Jumat, 28 November 2025. Pihak berwenang Korea Selatan tengah menyelidiki insiden ini dan meragukan kemungkinan keterlibatan kelompok peretas yang terkait dengan badan intelijen Korea Utara yang dikenal sebagai Lazarus Group.

Lazarus Group sudah beberapa kali terlibat dalam berbagai kasus pencurian kripto selama beberapa tahun terakhir. Pihak berwenang Amerika Serikat sendiri telah menyebut operasi siber Korea Utara sebagai salah satu ancaman yang sangat canggih saat ini. Serangan peretasan yang terjadi di Upbit pada Kamis, menunjukkan adanya tanda pencurian kripto senilai 58 miliar won atau sekitar Rp 657,66 miliar pada tahun 2019 yang bercabang dengan kelompok Lazarus.

Investigasi terus dilakukan oleh tim investigasi kejahatan Siber Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan terkait kasus ini namun belum ada komentar lebih lanjut dari pihak berwajib. National Intelligence Service atau Badan Intelijen Nasional juga belum dapat dihubungi. Operator Upbit, Dunamu, mengungkap bahwa mereka sedang menyelidiki penyebab dan skala dari penarikan aset tersebut. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum Naver, perusahaan internet terbesar di Korea Selatan, mengumumkan akuisisi terhadap Dunamu, operator Upbit yang merupakan bursa kripto terbesar di negara tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler