Pada tanggal 3 Desember 2025, Binance, salah satu bursa kripto terkemuka di dunia, mengumumkan penunjukan Yi He, salah satu pendiri Binance, sebagai co-CEO bersama Richard Teng. Yi He telah menjadi bagian penting dalam kepemimpinan eksekutif Binance selama lebih dari delapan tahun, saat ini menjabat sebagai Chief Customer Service Officer. Teng menyatakan bahwa penunjukan Yi He sebagai co-CEO bertujuan untuk memperluas kehadiran global dan memperkuat kepatuhan Binance, serta membangun infrastruktur yang tangguh untuk masa depan.
Richard Teng sendiri telah menjabat sebagai CEO Binance sejak tahun 2023, setelah pendiri Binance, Changpeng Zhao, mengalami kasus pelanggaran undang-undang pencucian uang di Amerika Serikat. Zhao, yang sebelumnya dikenal sebagai CZ, membayar denda besar dan menjalani hukuman penjara. Meskipun demikian, belum ada keputusan pasti apakah Zhao akan kembali ke Binance setelah mendapatkan pengampunan dari Presiden Amerika Serikat pada Oktober 2025.
Sebelum bergabung dengan Binance, Richard Teng memiliki latar belakang di regulator keuangan. Yi He sendiri telah berkiprah sebagai pembawa acara perjalanan TV di China sebelum bergabung dengan Binance. Perlu diingat bahwa setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pembaca sendiri, maka disarankan untuk melakukan pembelajaran dan analisis yang mendalam sebelum melakukan transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.


