Pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru mengeluhkan sepi kunjungan pembeli dan banyaknya los kosong. Hal ini menjadi perhatian Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, yang memimpin Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Banjarbaru dalam melakukan inspeksi dadakan. Dalam inspeksi tersebut, terlihat pengunjung pasar tidak sebanyak seperti saat Pasar Bauntung pertama kali dibuka. Pedagang, seperti Milawati yang berjualan di los sayur, mengeluhkan kurangnya pengunjung karena beberapa los pedagang kosong. Beberapa pedagang lain memilih menjajakan dagangan di eks Pasar Bauntung di Jalan Kemuning, namun harapan mereka adalah agar semua pedagang bisa berjualan di Pasar Bauntung yang berpusat di Jalan RO Ulin.
Meskipun pedagang masih lebih banyak di Pasar Bauntung, namun mayoritas pembeli adalah langganan. Hal ini membuat pedagang hanya melayani langganan dan biasanya tutup saat jam 9-10 malam karena sepi. Walaupun pada hari besar atau libur, penjualan tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Menyikapi keluhan tersebut, Wali Kota Banjarbaru menjanjikan untuk menertibkan pedagang di lapak pasar lama agar semua berjualan di Pasar Bauntung. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarbaru juga mengatakan akan mengatur rapat antar SKPD sebelum melakukan tindakan penertiban. Pemerintah Kota Banjarbaru akan fokus menangani lapak-lapak pedagang yang menempati bahu jalan agar bisa menempati los-los kosong di Pasar Bauntung. Ini dilakukan dengan koordinasi antar SKPD untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.


