Markas Komando Daerah Militer (Kodam) di Provinsi Kalimantan Selatan akan segera dibangun di komplek perkantoran Gubernur Kalsel di Kota Banjarbaru pada tahun 2026. Rencana ini didukung oleh nota kesepakatan (MoU) antara Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dengan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Bupati Wali Kota se-Kalsel. Saat ini, Provinsi Kalsel termasuk dalam wilayah Kodam yang bermarkas di Palangkaraya, yakni Kodam XXII/Tambun Bungai.
Markas Kodam yang akan dibangun di Kalsel direncanakan akan dinamai Kodam Lambung Mangkurat, merujuk pada Kodam X/Lambung Mangkurat yang pernah berdiri di wilayah tersebut pada tahun 1958-1985. Gubernur Kalsel, H Muhidin, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan semula ditujukan untuk Batalyon di Kabupaten Tanah Bumbu, namun setelah pertemuan antara Pangdam XXII/Tambun Bungai dengan Menteri Pertahanan RI, disepakati untuk merubah pembangunan menjadi Markas Kodam.
Proses pembangunan Makodam di Kalsel diperkirakan akan dimulai tahun 2026 dengan sebagian dana berasal dari Kementerian Pertahanan dan bantuan dari kabupaten dan kota setempat. Pembangunan Markas Kodam diperkirakan selesai pada tahun 2027, dengan lokasi yang direncanakan di sekitar bundaran Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, dalam kompleks perkantoran Pemprov Kalsel. Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan pemerintah daerah untuk pembangunan Makodam Lambung Mangkurat di Kalsel. Sesuai dengan rencana strategis TNI Angkatan Darat, diprediksi bahwa Kodam baru tersebut akan ada di Kalsel pada tahun 2027.


