Muay Thai, bela diri asal Thailand, populer di SEA Games 2025. Beda dengan tinju, Muay Thai punya karakter dan teknik unik. Berkat “Seni Delapan Tungkai”, petarung memanfaatkan delapan titik serangan. Serangan ini mencakup tangan, siku, lutut, dan kaki. Berbeda dengan tinju konvensional, Muay Thai berfokus pada serangan lintas variasi. Tendangan, sikutan, dan kuncian jadi elemen dasar di pertarungan. Tradisi Muay Thai juga mirip persenjataan kuno dengan tangan sebagai pedang.
Sejarah Muay Thai bermula di abad ke-13 sebagai teknik pertahanan para prajurit Thailand. Menjadi populer di masyarakat, termasuk keluarga kerajaan. Pada 1930-an, aturan modern Muay Thai mulai dibentuk. Pada 1993, dibentuk badan internasional Muay Thai. Nai Khanom Tom, legenda pertarungan pada abad ke-16, menjadi sosok penting dalam sejarah Muay Thai.
Perbedaan petinju Muay Thai dan tinju juga terlihat dalam teknik dasar dan peralatan bertarung. Muay Thai memperkuat delapan tungkai berbeda dengan Boxing yang memfokuskan pukulan tangan. Mekanisme pukulan, kuda-kuda, gerakan kaki, ritme serangan, gerakan kepala, dan perlengkapan pertandingan pun membedakan keduanya.
Muay Thai bisa dipilih untuk mempelajari bela diri dengan teknik serangan beragam. Sementara Boxing cocok untuk mempertajam pukulan dan meningkatkan stamina. Keduanya tetap menjadi olahraga yang bisa dipelajari oleh pemula dan atlet berpengalaman sesuai dengan tujuan latihan masing-masing.


