Playing victim adalah perilaku yang terus-menerus memposisikan diri sebagai korban dan suka menyalahkan orang lain atas segala kesulitan hidupnya, meskipun bukti menunjukkan sebaliknya. Perilaku ini bukan hanya mencari simpati, tetapi juga sebagai pertahanan diri untuk menghindari tanggung jawab. Meskipun bukan gangguan jiwa, jika terus dilakukan, perilaku ini dapat berdampak negatif pada hubungan sosial dan kesehatan mental seseorang. Hal ini dapat menjadi indikator adanya gangguan kesehatan mental seperti gangguan kepribadian narsistik, borderline personality disorder (BPD), dan PTSD. Perilaku playing victim sering kali muncul dari perasaan menderita yang dilebih-lebihkan, hilangnya rasa kendali diri, dan sering kali berakar dari pengalaman traumatis sebelumnya.
Orang yang terjebak dalam perilaku playing victim umumnya memiliki tiga pola pikir, yaitu percaya bahwa kemalangan akan terus terjadi, menyalahkan orang lain atas masalahnya, dan pesimis sehingga merasa tidak ada gunanya berusaha memperbaiki keadaan. Pengenalan tanda-tanda playing victim diperlukan agar seseorang tidak terjebak dalam manipulasi. Karakteristik seseorang yang playing victim antara lain selalu menyalahkan pihak luar, menghindari tanggung jawab, narasi negatif dan ketidakberdayaan, haus perhatian, cemas berlebihan, sikap manipulatif, dan minim empati.
Perilaku playing victim tidak terbentuk secara spontan, melainkan dipicu oleh trauma masa lalu, rasa kurang percaya diri, korban pengkhianatan, dan kesulitan mengelola emosi negatif. Menghadapi perilaku seseorang yang playing victim memang melelahkan, namun penting untuk diingat bahwa sikap ini sering kali berasal dari pengalaman traumatis di masa lalu. Diperlukan batasan yang jelas untuk melindungi diri dari potensi manipulasi atau tekanan emosional tanpa meninggalkan sikap empati. Jika perilaku seseorang yang playing victim sudah mengganggu, sangat disarankan untuk mendukung mereka untuk berkonsultasi dengan psikolog atau konselor agar bisa mendapatkan solusi dan cara penanganan trauma yang tepat.


