Thursday, January 15, 2026
HomeKesehatanPeran Desa dalam Pembangunan: Fondasi Kehidupan Bangsa

Peran Desa dalam Pembangunan: Fondasi Kehidupan Bangsa

Di tengah lonjakan bencana ekologis dan tekanan sosial di berbagai wilayah, isu desa kembali muncul sebagai perhatian utama. Desa tidak lagi hanya sebagai bagian dari rencana pembangunan, tetapi sebagai tempat tinggal yang semakin terdesak dan dianggap sebagai pusat kearifan lokal serta hubungan manusia dengan alam. Diskusi ini semakin meriah dalam malam puncak Festival Desa ke-5 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan di Aula DPP PDI Perjuangan, Jakarta. Acara ini bertujuan untuk merefleksikan arah pembangunan yang sering kali mengabaikan keseimbangan ekologis yang fundamental.

Festival tahun ini mengambil tema “Di Atas Tanah Kita Berdiri, Dari Desa Kita Mengakar”, yang menekankan pentingnya desa dan tanah sebagai ruang hidup yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi semata. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap lonjakan banjir dan longsor yang semakin sering terjadi, menunjukkan kerapuhan hubungan manusia dengan lingkungan sekitar. Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan, Rano Karno, menekankan bahwa Festival Desa lahir dari kekhawatiran yang telah terjadi sejak lima tahun lalu. Ia menyatakan bahwa keberadaan Pancasila di desa merupakan satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan.

Selain itu, adanya pesan dari Ketua Panitia Festival Desa ke-5, Ibrahim Rusli Junior, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan simbolik. Festival Desa lebih merupakan sebuah bentuk sikap terhadap arah pembangunan yang selama ini cenderung mengedepankan keuntungan ekonomi semata. Peserta dari berbagai daerah, yang turut berpartisipasi dalam festival tersebut, mengirimkan karya video dan puisi sebagai ungkapan pengalaman hidup di desa dan sebagai bukti nyata atas relasi manusia dengan alam serta ruang sosialnya.

Dalam pembukaan festival tersebut, Rano Karno menegaskan bahwa Badan Kebudayaan Nasional tidak memiliki tujuan politik, melainkan terfokus pada keberpihakan pada kehidupan melalui nilai-nilai kebudayaan. Pesan yang ingin disampaikan melalui Festival Desa ke-5 adalah pentingnya keselarasan antara nilai ekonomi yang dikejar dengan dampak negatif yang mungkin timbul terhadap ekosistem alam. Dengan demikian, festival ini menjadi momentum penting untuk merenungkan kembali peran desa dalam kehidupan manusia dan memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan ekologis.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler