Hyundai Motor Group memiliki jajaran mobil listrik yang sangat mengesankan di Amerika Serikat, dengan model seperti Ioniq 5 dan Ioniq 9 yang telah memenangkan penghargaan, serta Kia EV3 yang kompak. Namun, di Eropa dan Korea Selatan, keluarga mobil listrik Hyundai terus berkembang dengan tampilan yang semakin kuat, termasuk mobil unik seperti hatchback Hyundai Inster.
Kini, Hyundai telah mengumumkan rencananya untuk memperluas keluarga mobil listrik ini di Eropa dengan debut “EV terbesar” mereka yang akan diluncurkan di Brussels Motor Show pada bulan Januari mendatang. Mobil listrik baru ini akan menampilkan teknologi canggih, termasuk sistem pengisian daya 800 volt yang inovatif.
Salah satu model yang akan membuat debutnya adalah Hyundai Staria EV, sebuah van yang telah populer dengan desain yang menarik dan variasi konfigurasi penumpang dan kargo yang berbeda. Dengan kemungkinan tambahan tenaga baterai, Staria EV diprediksi akan menggunakan paket baterai NCM lithium-ion 84 atau 99 kWh, sebagaimana yang terdapat pada model Ioniq 5 dan Kia EV6.
Dengan arsitektur listrik 800 volt yang dimiliki Hyundai, Staria EV akan mendukung pengisian cepat DC yang sangat efisien, memungkinkan mobil untuk mengisi daya dari 10% hingga 80% dalam waktu singkat. Meskipun masih belum jelas apakah Hyundai Staria EV akan tersedia di AS dalam waktu dekat, para penggemar mobil listrik di Eropa akan segera mendapatkan pilihan van listrik yang menarik.


