Pada pekan ini, IHSG mengalami penurunan selama tiga hari perdagangan saham. IHSG turun 0,83% menjadi 8.537,91 dari posisi sebelumnya. Kapitalisasi pasar juga menyusut 1,17% menjadi Rp 15.603 triliun. Menurut Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, IHSG masih belum menunjukkan santa claus rally effect, baik di bursa saham lokal maupun global. Saham konglomerasi dan konvensional, terutama dari saham bank berkapitalisasi besar, terus menguat. Data ekonomi domestik relatif minim, tanpa ada rilis data yang signifikan. Untuk minggu depan, Nafan memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 8.506 dan 8.448 serta level resistance 8.600 dan 8.666.
Rata-rata frekuensi transaksi pada pekan ini turun 2,23% menjadi 2,74 juta kali transaksi, sedangkan rata-rata volume transaksi harian bursa merosot 18,44% menjadi 38,34 miliar saham. Nilai transaksi harian BEI juga terpangkas 30,91% menjadi Rp 23,70 triliun. Investor asing tercatat melakukan aksi beli saham sebesar Rp 4,03 triliun selama seminggu, melampaui jumlah aksi beli pada pekan sebelumnya.


