Toyota telah memutuskan untuk mengangkat nama Gazoo Racing menjadi merek yang berdiri sendiri, terpisah dari merek utama Toyota. Gazoo Racing sekarang akan dikenal sebagai GR, kembali ke nama asalnya pada tahun 2007. Hal ini merupakan langkah strategis untuk memperjelas pemisahan antara model Toyota dan GR, dengan GR berada di atas merek Toyota dan Daihatsu, tetapi di bawah Lexus dan Century.
Langkah ini diikuti dengan debut GR GT yang tidak menampilkan logo Toyota dan akan dijual melalui showroom Lexus tertentu. GR tidak hanya akan fokus pada GR GT, namun juga disebutkan kemungkinan MR2 akan kembali tanpa logo Toyota, serta Supra baru yang tidak lagi terikat dengan BMW. Divisi GR juga akan aktif dalam balapan tingkat atas, termasuk WRC, serta melayani pelanggan olahraga motor dengan pembuatan mobil spesial homologasi.
GR juga akan memperkenalkan mesin empat silinder Toyota baru dengan tenaga lebih dari 400 tenaga kuda, yang diperkirakan akan menjadi tulang punggung divisi GR. Konsep GR Yaris M dengan tata letak yang dipasang di tengah menimbulkan rumor kebangkitan MR2, bersama dengan pratinjau dari Celica yang kembali. Toyota juga memiliki rencana untuk meluncurkan mobil sport listrik setelah tahun 2026, sehingga portofolio GR akan semakin mengesankan di akhir dekade ini.
Keputusan Toyota untuk merilis GR GT sebagai produk unggulan dengan harga enam digit menarik perhatian. Namun, banyak spekulasi tentang langkah Toyota selanjutnya dalam mengembangkan produk GR harus dilihat apakah semua rumor akan menjadi kenyataan atau tidak, karena beberapa di antaranya mungkin terlalu berlebihan. Meskipun demikian, langkah Toyota untuk mengangkat nama GR ke posisi merek yang berdiri sendiri adalah langkah strategis yang menarik.


