Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (Ikmaban) memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Pejambuan, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar. Bantuan tersebut mencakup paket sembako, air minum, popok bayi, selimut, bantal, makanan kucing, dan pembalut. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi masyarakat yang terkena banjir pada tanggal 8-9 Januari 2026.
Muhammad Rianda, Ketua Ikmaban, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Ia menekankan bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menyoroti persoalan banjir yang terjadi setiap tahunnya dan mendorong perhatian serius dari pemerintah. Desa Pejambuan dipilih karena merupakan salah satu titik parah banjir yang membutuhkan perhatian lebih, tidak hanya dalam penanganan darurat tetapi juga solusi jangka panjang dari pemerintah.
Proses kegiatan dimulai dengan koordinasi bersama aparat desa dan relawan setempat, pendataan warga terdampak, kemudian penyaluran bantuan dan dialog singkat untuk mendengar keluhan serta kondisi warga di lapangan. Respon yang diterima dari masyarakat sangat positif, menunjukkan apresiasi terhadap langkah mahasiswa yang turun langsung ke lapangan. Ikmaban berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat tetapi juga mengingatkan pemerintah untuk melakukan langkah konkret dalam mencegah banjir di masa mendatang.
Mahasiswa berpesan agar terbangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan elemen sipil dalam penanggulangan bencana yang berkelanjutan. Semoga bantuan yang disalurkan oleh Ikmaban dapat memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat serta menjadi dorongan bagi pemerintah untuk lebih proaktif dalam mengatasi persoalan banjir.


