Persis memiliki keunggulan saat memasuki putaran kedua kompetisi. Dilihat dari jadwal pertandingan sepanjang putaran pertama, tim yang diasuh oleh Sho Yamamoto lebih sering bermain di markas lawan daripada di kandang sendiri. Persis hanya bermain tujuh kali di kandang, sementara sepuluh pertandingan lainnya sebagai tim tamu. Hal ini berarti, pada putaran kedua, Laskar Sambernyawa akan memiliki kesempatan untuk bermain sebanyak sepuluh kali di kandang sendiri dan tujuh kali di luar kandang.
Kehadiran banyak pertandingan di kandang bisa dilihat dari jadwal pertandingan awal, terutama pada enam pertandingan pertama. Dari enam pertandingan tersebut, lima di antaranya akan digelar di kandang sendiri. Meskipun demikian, Persis masih menghadapi masalah di kandang sendiri. Pada putaran pertama, mereka merupakan satu-satunya tim yang belum pernah meraih kemenangan ketika bertanding di kandang.
Dari total tujuh pertandingan di Stadion Manahan, Persis hanya mampu mengumpulkan dua poin, dengan lima kekalahan lainnya. Perlu dicatat bahwa dua kemenangan Persis sepanjang musim ini diraih saat bermain sebagai tim tamu. Oleh karena itu, tim yang dilatih oleh Milomir Seslija harus memanfaatkan kesempatan bermain di kandang dengan baik pada putaran kedua. Mereka perlu mengoptimalkan performa mereka untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan menghindari ancaman degradasi.
Semua catatan ini menunjukkan pentingnya Persis memaksimalkan pertandingan di kandang, dimana mereka harus fokus untuk meraih hasil yang positif guna mencapai tujuan mereka dalam kompetisi.


