Perjalanan Bitpanda menuju IPO merupakan hasil evolusi panjang. Didirikan pada 2014, Bitpanda awalnya hanya sebagai platform jual beli Bitcoin sederhana oleh Eric Demuth, Paul Klanschek, dan Christian Trummer. Namun, seiring berkembangnya waktu, perusahaan tersebut telah bertransformasi menjadi perusahaan fintech yang menawarkan layanan yang jauh lebih luas dari perdagangan kripto, saham, ETF, hingga logam mulia. Dengan basis pengguna lebih dari 4 juta orang di seluruh Eropa, IPO Bitpanda dianggap sebagai puncak dari dekade pertumbuhan bisnis dan penyesuaian terhadap regulasi Uni Eropa.
Bursa Efek Frankfurt dipilih sebagai tempat IPO Bitpanda karena stabilitas dan kepastian hukum yang dimilikinya. Regulator keuangan Jerman, BaFin, telah menerapkan aturan yang jelas terkait kustodian dan perdagangan aset kripto, memberikan landasan yang kokoh bagi perusahaan kripto yang ingin go public. Dengan memilih jalur IPO konvensional, Bitpanda ingin menarik investor jangka panjang, terutama dari kalangan institusi.
Valuasi tinggi yang diincar oleh Bitpanda mencerminkan pertumbuhan pengguna yang konsisten, diversifikasi sumber pendapatan, serta keterlibatan bank-bank investasi terkemuka yang umumnya hanya terlibat pada perusahaan dengan prospek keuangan yang solid. Dengan demikian, IPO Bitpanda di Bursa Efek Frankfurt diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan ini untuk terus berkembang dan eksis dalam industri fintech yang kompetitif.


