Selama kunjungan terbarunya ke pabrik Ford di Dearborn, Michigan, Presiden Trump disergap oleh seorang karyawan pabrik yang sedang bekerja di lantai produksi. Dalam video singkat yang beredar, karyawan tersebut diduga menyebut Trump sebagai “pelindung pedofil.” Tanggapan Presiden Trump terhadap insiden tersebut adalah dengan memberi isyarat jari tengah kepada karyawan tersebut dan diduga mengucapkan kata-kata kasar dari lantai dua pabrik. Karyawan yang diidentifikasi sebagai TJ Sabula kemudian dilaporkan telah diskors setelah kejadian tersebut.
Serikat Pekerja Otomotif Amerika (UAW) memberikan dukungan terhadap Sabula setelah insiden tersebut. Wakil Presiden UAW dan Direktur Departemen Ford, Laura Dickerson, menyatakan bahwa anggota serikat memiliki hak untuk kebebasan berbicara dan UAW akan melindungi hak-hak tersebut sesuai dengan ketentuan kontrak. Sabula sendiri mengungkapkan bahwa ia tidak menyesal atas responsnya yang diarahkan pada penanganan informasi terkait berkas Epstein.
Dalam tanggapannya, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menyebut pelaku sebagai orang gila dan memuji respons Presiden Trump atas insiden tersebut. Sementara itu, mantan Menteri Transportasi AS Pete Buttigieg memberikan tanggapannya di Pusat Konvensi Huntington Place di Detroit, mengkritik tindakan Presiden Trump terhadap pekerja otomotif. Meskipun Sabula masih ditangguhkan, belum diketahui tindakan lanjutan yang akan diambil oleh pihak Ford.


