Penguatan berkelanjutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) didukung oleh stabilitas makroekonomi domestik, seperti terjaganya inflasi dan ekspektasi suku bunga rendah. IHSG mencapai level tertinggi baru di 9.075,41 pada penutupan perdagangan Kamis. Arus dana domestik yang kuat mendominasi IHSG, membuat harga saham lebih stabil terhadap guncangan eksternal. Selain itu, kinerja emiten besar terutama dari sektor perbankan dan saham berkapitalisasi besar turut mendukung penguatan IHSG. Valuasi IHSG yang lebih murah dari Bursa negara maju membuat investor masih percaya akan stabilitas IHSG, mengurangi tekanan aksi jual agresif. Meskipun sentimen dari luar seperti ketidakpastian kebijakan moneter negara maju dan pergerakan mata uang dolar AS memengaruhi pasar saham, dampaknya cenderung terbatas karena dominasi dana investor domestik di IHSG. Pasar saham Indonesia tetap kuat berkat basis investor domestik yang solid.


