Saturday, February 7, 2026
HomeCryptoAncaman Tarif Trump: Kripto Anjlok dan Potensi Koreksi Lagi

Ancaman Tarif Trump: Kripto Anjlok dan Potensi Koreksi Lagi

Pasar keuangan, komoditas, dan kripto tengah diwarnai ketegangan menyusul ancaman tarif tinggi yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap delapan negara Eropa. Trump mengancam akan memberlakukan tarif kecuali Denmark menyerahkan Greenland. Hal ini menimbulkan ketidakpastian global, memunculkan pertanyaan tentang masa depan bitcoin.

Harga emas mencapai rekor tertinggi, sementara nilai bitcoin turun ke angka USD 90.000 atau sekitar Rp 1,52 miliar. Kapitalisasi pasar kripto juga turun hampir USD 150 miliar atau sekitar Rp 2.535 triliun, mengungkap tingginya leverage dan menyoroti bitcoin sebagai aset spekulatif.

Ancaman tarif Trump menuai berbagai respon, mengincar negara-negara seperti Jerman, Prancis, dan Inggris. Ekonom ING memperingatkan bahwa tarif tambahan bisa mengurangi pertumbuhan PDB Eropa hingga 0,2% dan memperbesar risiko resesi di wilayah tersebut.

Bitcoin yang turun nilainya bersama dengan aset berisiko lainnya menunjukkan ketidakmampuan kripto sebagai lindung nilai geopolitik. Data likuidasi CoinGlass menunjukkan lonjakan margin call yang mengakibatkan penjualan besar-besaran dalam 24 jam terakhir.

Meski di kalangan investor kripto bitcoin dipandang sebagai alat lindung nilai dan penyimpan nilai non-negara, namun untuk pasar luas, bitcoin masih dianggap sebagai aset berisiko dengan beta tinggi. Hal ini menunjukkan kompleksitas pasar kripto dan dampaknya terhadap geopolitik global.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler