Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan selama satu minggu terakhir dalam perdagangan saham pada tanggal 19-23 Januari 2026. IHSG turun lebih dari satu persen dan meninggalkan posisi 9.000. Namun, ada 10 saham yang mengalami koreksi terbesar atau top losers selama periode tersebut.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun sebesar 1,3% menjadi 8.951,01 dari level 9.075,40 minggu sebelumnya. Kapitalisasi pasar juga turun sebesar 1,62% menjadi Rp 16.244 triliun dari Rp 16.512 triliun minggu sebelumnya.
Volume transaksi harian rata-rata mengalami kenaikan tertinggi sebesar 9,32% menjadi 65,73 miliar saham dari 60,12 miliar saham minggu sebelumnya. Nilai transaksi harian rata-rata juga meningkat 3,59% menjadi Rp 33,85 triliun dari Rp 32,67 triliun pada minggu sebelumnya. Namun, frekuensi transaksi harian rata-rata mengalami penurunan sebesar 2,66% menjadi 3,75 juta transaksi dari 3,86 juta transaksi pada minggu sebelumnya.
Kinerja sektor saham beragam selama satu minggu terakhir. Sektor transportasi dan logistik turun 6,99% menjadi yang terbesar mengalami koreksi. Sementara sektor industri dan teknologi masing-masing turun 6,68% dan 3,4%. Sebaliknya, sektor basic materials naik 1,48%, consumer nonsiklikal bertambah 3,71%, consumer siklikal menguat 1,38%, perawatan kesehatan bertambah 1,27%, keuangan turun 1,715, properti dan real estate melemah 2,2%, teknologi turun 3,4%, dan infrastruktur bertambah 1,4%.


