James Cameron berkisah tentang alasan dia memutuskan pindah dari Amerika Serikat dan tinggal di Selandia Baru. Menurutnya, faktor kondisi masyarakat menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya tersebut. Pada usia 71 tahun, sutradara ini resmi menjadi warga negara Selandia Baru pada bulan Agustus 2025 dan berbagi cerita ini dalam episode In Depth with Graham Besinger yang dirilis pada Rabu (21/1).
Cameron menegaskan bahwa dia jatuh cinta pada Selandia Baru sejak pertama kali mengunjungi negara di benua selatan pada tahun 1994. Namun, baru pada tahun 2011, dia mulai mengambil langkah serius untuk pindah dengan membeli lahan pertanian di Selandia Baru. Keputusan ini diambil setelah 11 tahun menikah dengan istri kelimanya, Suzy Amis, pada tahun 2000, dan dua tahun setelah merilis film Avatar pertamanya pada tahun 2009.
Menurut Cameron, perjalanan ini merupakan langkah besar dalam hidupnya. Meskipun telah memiliki anak dan keluarga di Amerika Serikat, dia merasa terpanggil untuk menetap di Selandia Baru karena cara negara itu menangani pandemi Covid-19 yang diakui olehnya sebagai yang terbaik. Cameron dan keluarganya bolak-balik antara Amerika Serikat dan Selandia Baru sejak tahun 2011 hingga pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020. Namun, keputusan untuk pindah secara permanen ke Selandia Baru diambil pada bulan Agustus 2022.
Alasan utama di balik keputusan ini adalah kesukaan Cameron terhadap cara Selandia Baru menangani pandemi Covid-19 dengan efektif. Dia menyebutkan bahwa Selandia Baru berhasil memberantas virus tersebut dan mencapai tingkat vaksinasi 98 persen. Hal ini menjadi poin penting bagi Cameron, yang merasa bahwa Selandia Baru adalah tempat yang lebih waras dan percaya pada sains daripada Amerika Serikat.
Bersama istri dan anak-anaknya, Cameron menemukan rumah baru di Selandia Baru, menempatkan negara ini sebagai tempat tinggalnya yang baru. Selain itu, keluarga ini mengalami perjalanan panjang sebelum menetap, di mana Cameron telah menikah dan berpisah dengan beberapa wanita sebelum menetap bersama Suzy Amis. Semua cerita ini menjadi latar belakang dari perjalanan hidup James Cameron yang menemukan kedamaian baru di Selandia Baru.


