Tuesday, February 17, 2026
HomeBeritaPotensi Rest Area Terpadu di Terminal Kapuas yang Terbengkalai

Potensi Rest Area Terpadu di Terminal Kapuas yang Terbengkalai

Terminal Kapuas yang dibangun pada tahun 2003 di Jalan Trans Kalimantan dan diresmikan oleh Bupati Kapuas H. Burhanudin Ali akan mengalami pengembangan menjadi rest area terpadu. Setelah hampir terbengkalai selama belasan tahun, Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai melakukan pembenahan untuk mengantisipasi pertumbuhan kota dalam 10-15 tahun mendatang.

Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno mengatakan bahwa tahap awal pembenahan Terminal Kapuas telah dimulai, meliputi pelebaran area, penimbunan, dan perkerasan lahan. Terminal ini tidak hanya akan menjadi tempat singgah angkutan tetapi juga menjadi kawasan pelayanan publik dengan adanya rest area, musala, WC, dan fasilitas umum lainnya. Terminal Kapuas yang strategis sebagai tempat singgah pengguna jalan lintas Kalimantan juga direncanakan sebagai ruang pengembangan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Untuk mengakomodasi pertumbuhan Kota Kapuas yang diharapkan dalam 10-15 tahun ke depan, Pemerintah Kabupaten Kapuas berencana untuk melakukan pembebasan lahan di sekitar terminal. Proses pembenahan terminal sudah terlihat dengan kegiatan pelebaran kawasan dan penimbunan lahan. Setelah tahap perluasan selesai, penataan lingkungan terminal, rest area, dan ruang terbuka hijau akan dilanjutkan. Pemkab Kapuas juga telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional terkait rencana pelebaran jalan dan penataan penerangan di ruas jalan nasional. Keterlibatan Bupati Wiyatno dalam pengembangan Terminal Kapuas menjadikan proyek ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi kawasan terminal sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler