Pada perdagangan saham Rabu, IHSG berpotensi menguat setelah catatan BNI Sekuritas menunjukkan penutupan IHSG naik 0,05% meskipun diiringi aksi jual saham oleh investor asing sebesar Rp 1,65 triliun. Saham-saham yang paling banyak dijual termasuk BBCA, ANTM, BMRI, BUMI, dan ADRO. Menurut Head of Retail Research, PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG dapat terus menguat jika bertahan di level support 8.900. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengingatkan bahwa posisi IHSG masih rentan terkoreksi dalam wave [iv] dari wave 5 dan menyarankan untuk mengawasi area koreksi di 8.708-8.790 sementara area penguatan diperkirakan berada di 8.992-9.018. Untuk rekomendasi saham, Fanny merekomendasikan saham PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) dengan trading idea yang telah disusun dengan baik. Kendati demikian, pembaca diingatkan bahwa keputusan investasi sepenuhnya berada dalam tanggung jawab masing-masing individu, dan disarankan untuk melakukan analisis mendalam sebelum melakukan transaksi saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.


