Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi SAPAT (Sistem Aplikasi Pajak dan Retribusi Terpadu). Hal ini dilakukan untuk mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara non tunai yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Bimtek tersebut dibuka oleh Asisten III Setdako Banjarbaru, Kanafi. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Banjarbaru dalam bertransaksi tanpa harus antre panjang, melainkan bisa dilakukan melalui aplikasi kewajiban perpajakan.
Asisten III Kanafi berharap agar seluruh peserta Bimtek memahami setiap alur teknisnya, karena keberhasilan sistem ini bergantung pada mereka sebagai operator pada lapangan. Ia juga mengapresiasi kerjasama antara BPPRD Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam menyediakan infrastruktur teknologi informasi yang dibutuhkan. Aplikasi SAPAT dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses penerimaan pajak dan retribusi dalam satu sistem terpadu, meningkatkan keamanan transaksi, mempermudah pencatatan dan pelaporan secara real time, serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan kehadiran SAPAT, Kota Banjarbaru menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi teknologi. Hal ini juga memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis digital demi memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terpercaya. Kolaborasi dan kerjasama antar berbagai pihak dianggap sebagai kunci keberhasilan digitalisasi daerah ini.


