Hot hatch, mobil performa kompak yang lahir di Eropa pada tahun 1970-an, telah menghadapi tantangan akibat regulasi emisi yang semakin ketat di Uni Eropa. Sejumlah mobil ikonis seperti Renault Megane RS, Peugeot 208 GTi, Honda Civic Type R, dan Suzuki Swift Sport sudah keluar dari pasar. Namun, Volkswagen menegaskan bahwa hot hatch bermesin pembakaran internal tidak akan segera menghilang meskipun trend mobil listrik semakin berkembang.
Volkswagen merencanakan untuk tetap mempertahankan Golf GTI dan Golf R dengan pembaruan pada mesin EA888 Evo4 untuk memenuhi standar Euro 7 yang berlaku pada akhir tahun ini. Selain itu, VW juga mengisyaratkan bahwa Golf R bisa mendapatkan peningkatan tenaga, mendekati level 400 hp seperti yang dimiliki oleh beberapa pesaingnya.
Meskipun GTI bermesin pembakaran internal masih akan ada, VW juga tengah fokus pada mobil listrik. ID. Polo GTI, hot hatch listrik dengan tenaga 223 hp, sudah di-tease dan kabarnya akan segera diluncurkan. Namun, Golf generasi kesembilan yang sepenuhnya listrik ditunda hingga 2029, menyebabkan ID. Golf GTI harus menunggu lebih lama untuk hadir ke pasar.
Meskipun VW layak diapresiasi karena komitmennya dalam mempertahankan hot hatch bermesin bensin, beberapa elemen tradisional seperti transmisi manual mulai lenyap. Golf GTI dan R facelift pada 2024 akan kehilangan opsi transmisi manual, meninggalkan hanya DSG sebagai pilihan. Namun, pertanyaan menarik muncul apakah VW akan membawa Golf R wagon ke pasar AS sebagai langkah kedepan.


