Dalam menghadapi kondisi pasar yang dipenuhi dengan rasa takut ekstrem, investor dapat mengambil inspirasi dari kata-kata legendaris Warren Buffett yang menyarankan untuk bersikap serakah saat orang lain takut. Namun, saat ini muncul pertanyaan besar apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk bersikap optimis.
Sejarah pergerakan ekstrem Fear and Greed Index telah menunjukkan bahwa seringkali diikuti oleh pembalikan tren harga. Meskipun demikian, pengalaman sebelumnya juga menunjukkan bahwa pemulihan tidak selalu terjadi secara cepat. Contohnya, pada tahun 2019, Bitcoin telah berhasil pulih dari pasar bearish pada tahun 2018 dan awal 2019, namun gagal menembus level USD 10.000 selama berbulan-bulan.
Ketika krisis COVID-19 melanda pada tahun 2020, harga Bitcoin kembali tertekan sebelum akhirnya mengalami reli besar. Namun, dibutuhkan waktu lebih dari setahun bagi Bitcoin untuk benar-benar mencapai level USD 10.000 dan setelah itu harga tidak pernah kembali ke level empat digit.
Saat ini, meskipun rasa takut ekstrem sering dianggap sebagai sinyal potensial pembalikan tren, kondisi pasar yang penuh ketidakpastian dengan ketegangan geopolitik, instabilitas global, dan gejolak di berbagai kelas aset memperumit arah pergerakan Bitcoin ke depan. Oleh karena itu, para investor perlu berhati-hati dan mempertimbangkan kondisi pasar secara komprehensif sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi: Liputan6.com


