Sunday, March 8, 2026
HomeLifestyleLibur Imlek: Waktu Strategis untuk Meningkatkan Wisatawan

Libur Imlek: Waktu Strategis untuk Meningkatkan Wisatawan

Tahun 2026 menampilkan situasi libur Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadhan, yang dinilai Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sebagai momentum strategis untuk menggerakkan pergerakan wisatawan baik domestik maupun mancanegara dengan durasi menginap yang lebih lama. Kementerian Pariwisata mengimbau pelaku usaha pariwisata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan saat libur panjang Imlek 2026 dengan kampanye #DiIndonesiaAja. Pemerintah telah menetapkan cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek 2026 pada Senin, 16 Februari, yang bertepatan dengan akhir pekan.

Kombinasi hari libur nasional, cuti bersama, dan cuti tahunan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata nasional. Pentingnya pemetaan tanggal long weekend dalam merencanakan perjalanan agar masyarakat bisa menghindari kepadatan wisata yang ekstrem serta memberikan manfaat bagi ekonomi daerah dan UMKM. Kementerian Pariwisata juga memperkuat upaya pemasaran dengan kampanye tematik Imlek dan Ramadhan, serta promosi digital berbasis data yang memetakan minat pasar dan perjalanan.

Kolaborasi dengan pelaku industri, pemerintah daerah, dan platform perjalanan dilakukan untuk menyajikan paket wisata, event tematik, dan promosi libur panjang Imlek yang terintegrasi dengan kalender kegiatan daerah. Komunikasi publik terkait kesiapan destinasi, kenyamanan berwisata, dan pilihan destinasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan terus diperkuat. Melalui strategi pemasaran yang terarah dan kolaboratif, libur panjang Imlek-Ramadhan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pergerakan wisatawan, memperpanjang durasi menginap, dan memberikan dampak ekonomi yang merata bagi daerah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler