Jean-Paul Van Gastel, pelatih asal Belanda, menyebutkan bahwa tiga pergantian pemain saat jeda turun minum menjadi poin kunci dalam kebangkitan timnya, Laskar Mataram. Van Gastel mengungkapkan bahwa pergantian pemain tersebut memberikan kontribusi positif bagi tim dengan bermain lebih agresif. Menurutnya, perubahan taktik dengan menempatkan dua penyerang dan lima pemain bertahan membantu tim menekan lawan di area lapangan lawan. Meskipun demikian, mereka belum berhasil meraih kemenangan setelah lawan mencetak gol lagi. Van Gastel pun memuji para pemain pengganti yang bermain dengan baik dan memberikan kelebihan di lapangan. Langkah taktis ini menjadi strategi menarik yang mencoba diimplementasikan oleh tim sepakbola dalam pertandingan mereka.


