Sunday, May 10, 2026
HomeKesehatanMati Syahid Diserang Israel-AS: Hidup Sederhana dengan Nilai Agama

Mati Syahid Diserang Israel-AS: Hidup Sederhana dengan Nilai Agama

Ali Khamenei, pemimpin Republik Islam Iran, baru-baru ini dikabarkan tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel di Teheran. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Iran, dengan pemerintah setempat menetapkan masa berkabung selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan. Meskipun berita tersebut mengguncang dunia, Khamenei bukanlah sosok baru dalam politik global. Lahir di Mashhad pada tahun 1939, Khamenei tumbuh dalam keluarga religius dan telah terlibat dalam gerakan revolusioner sejak masa mudanya. Pada tahun 1962, ia bergabung dengan barisan pendukung Ruhollah Khomeini dan aktif dalam gerakan bawah tanah yang menentang pemerintahan Shah. Setelah Revolusi Islam 1979, Khamenei memegang posisi penting dalam pemerintahan baru dan akhirnya ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada tahun 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini. Di bawah pimpinannya, Iran memperkuat aparat militer dan paramiliter serta menghadapi tekanan politik dari Amerika Serikat dan Israel. Kini, dengan berita wafatnya Khamenei, Iran menghadapi tantangan baru dalam sejarah politiknya, dan sosoknya akan dikenang sebagai figur sentral dalam perjalanan Republik Islam Iran.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler