Dalam menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran, Dishut Kalimantan Selatan (Kalsel) telah melakukan berbagai antisipasi untuk menjaga keselamatan wisatawan di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam. Langkah-langkah tersebut termasuk penambahan personel dan armada penjagaan di titik-titik rawan. Pemasangan rambu peringatan dan penempatan petugas langsung di lokasi berisiko juga dilakukan oleh pihak Dishut Kalsel.
Fathimatuzzahra, Kepala Dishut Kalsel, menyampaikan bahwa armada ambulans khusus juga telah disiapkan sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat di kawasan wisata tersebut. Pengawasan diperketat terutama di area-area yang dianggap memiliki potensi risiko seperti Bukit Batu, Kolam Belanda, dan ruas jalan yang rawan kecelakaan di dalam kawasan Tahura.
Peningkatan pengamanan ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan peningkatan signifikan jumlah wisatawan selama libur Lebaran. Karena itu, armada penjagaan ditingkatkan terutama di tempat-tempat riskan seperti Bukit Batu dan sekitarnya. Pengunjung dihimbau untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, agar kunjungan ke Tahura Sultan Adam tetap aman dan nyaman.


