Belakangan ini, pembahasan tentang tanda-tanda kemunculan Imam Mahdi semakin ramai di media sosial. Banyak konten yang mengklaim bahwa berbagai tanda sudah terjadi, bahkan ada yang menyebut kemunculannya sudah dekat. Hal ini tentu membuat sebagian orang penasaran, bahkan ada yang mulai mempercayainya tanpa mencari penjelasan yang benar. Menanggapi fenomena ini, pendakwah Buya Yahya memberikan penjelasan yang penting agar umat Islam tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. Ia menegaskan bahwa Imam Mahdi memang termasuk bagian dari tanda-tanda kiamat, namun bukan sesuatu yang perlu dicari-cari secara berlebihan. Dalam penjelasannya, Buya Yahya menyebut bahwa keyakinan tentang Imam Mahdi memang ada dalam ajaran Islam. Namun, kemunculannya bukan untuk ditebak atau diburu. Buya Yahya juga mengingatkan bahwa sepanjang sejarah, sudah banyak orang yang mengaku sebagai Imam Mahdi, menunjukkan bahwa klaim semacam itu perlu disikapi dengan hati-hati. Kemunculan Imam Mahdi adalah bagian dari tanda besar kiamat, yang tidak perlu dipastikan waktunya oleh manusia. Perbedaan pendapat dalam hal ini adalah hal yang wajar dalam Islam, sehingga tidak perlu menjadi bahan perdebatan apalagi sampai menimbulkan perpecahan. Buya Yahya juga menekankan bahwa jika Imam Mahdi benar-benar muncul, umat Islam yang memiliki akidah yang lurus akan diberi petunjuk oleh Allah untuk mengenalinya, tanpa perlu promosi atau klaim besar-besaran.


