PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) melaporkan pencapaian keuangan yang beragam pada tahun 2025. Perusahaan ini mencatat penurunan pendapatan namun berhasil mencetak laba selama tahun tersebut. Berdasarkan laporan keuangan PORT yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan perusahaan turun menjadi Rp 1,24 triliun, menurun 2,08% dari tahun sebelumnya. Meskipun begitu, beban langsung berhasil dipangkas sebesar 4,7% menjadi Rp 874,28 miliar, sementara laba bruto naik 4,77% menjadi Rp 369,93 miliar pada tahun yang sama.
Pada sisi lain, penghasilan lainnya PORT meningkat menjadi Rp 21,50 miliar, sementara beban operasional juga mengalami peningkatan menjadi Rp 98,65 miliar. Namun, beban lainnya berhasil turun menjadi Rp 5,12 miliar. Hal ini menyebabkan laba usaha PORT naik mencapai Rp 287,65 miliar, dari sebelumnya hanya Rp 58,34 miliar. PORT juga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 202,35 miliar, berbeda jauh dari kerugian pada tahun sebelumnya.
PORT berhasil mencetak laba per saham sebesar Rp 45,62 pada tahun 2025, berbeda jauh dari kerugian sebesar Rp 26,73 miliar pada tahun sebelumnya. Selain itu, total ekuitas perusahaan naik 19,28% menjadi Rp 1,22 triliun, sementara liabilitas turun 15,81% dan aset perseroan menurun 0,10%. Pada penutupan perdagangan tanggal 17 Maret 2026, harga saham PORT stagnan di posisi Rp 860 per saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 12 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 2,8 juta.


