Wednesday, June 10, 2026
HomeSahamIHSG April 2026: Sentimen Timur Tengah dan The Fed

IHSG April 2026: Sentimen Timur Tengah dan The Fed

Pada akhir bulan Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik, terutama terkait perkembangan konflik Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menunda serangan terhadap fasilitas energi Iran hingga 6 April 2026. Sementara itu, kelompok militan Houthi, yang didukung Iran, melancarkan serangan kedua terhadap Israel pada 29 Maret 2026. Konflik antara AS, Iran, dan Israel terus berlanjut tanpa jelasnya penyelesaian. Di sisi lain, Iran memberikan izin kepada beberapa negara, seperti China, Rusia, India, Pakistan, Irak, dan Bangladesh, untuk melewati Selat Hormuz.

Dari kebijakan moneter, the Federal Reserve (the Fed) memutuskan untuk tetap menahan suku bunga acuan di level 3,5%-3,75% pada Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Maret 2026. Ekspektasi pemotongan suku bunga tahun 2026 menjadi hanya 1 kali, dengan tingkat inflasi yang diperkirakan naik ke 2,7%. Di dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan suntikan tambahan likuiditas sebesar Rp 100 triliun ke sistem perbankan, terutama Bank Himbara dan Bank DKI.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan sebesar 0,12% menjadi 16.909 pada periode 13 Maret-27 Maret 2026. Meskipun rupiah melemah, nilai dolar AS juga turun sebesar 0,37% ke level 100,19. Sentimen ini memunculkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap obligasi, nilai tukar, dan saham baik di tingkat regional maupun global.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler