PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mengalami kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025. Dari laporan keuangan yang dipublikasikan di BEI, tercatat bahwa perseroan berhasil mencapai penjualan sebesar Rp 4,07 triliun, meningkat sebanyak 4,09% dari tahun sebelumnya. Meskipun begitu, beban pokok penjualan juga mengalami kenaikan sebesar 5,96%, namun mampu memberikan laba bruto sebesar Rp 2,36 triliun, naik sebanyak 2,78% dari tahun sebelumnya.
Laba usaha dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk naik sebanyak 4,93% menjadi Rp 1,54 triliun pada tahun 2025. Laba yang diperoleh juga meningkat sebesar 4,96% menjadi Rp 1,22 triliun. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami kenaikan menjadi Rp 41,36 dari tahun sebelumnya.
Namun, terdapat penurunan pada ekuitas perseroan yang turun menjadi Rp 3,12 triliun, sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp 561,44 miliar. Aset perseroan juga mengalami penurunan menjadi Rp 3,68 triliun. Meskipun begitu, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk masih mampu memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 462,59 miliar.
Dari data tersebut, bisa disimpulkan bahwa PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk berhasil menunjukkan pertumbuhan baik dalam penjualan maupun laba, meskipun terdapat penurunan pada aset dan ekuitas perseroan. Informasi ini memberikan gambaran yang baik kepada investor dan pemegang saham mengenai kinerja perusahaan tersebut.


