Pemerintah Kota Banjarbaru serius dalam membenahi persoalan sampah dengan melakukan kunjungan studi tiru di Kelurahan Rorotan. Pemko Banjarbaru mempelajari model pengelolaan sampah modern yang terintegrasi secara mendalam untuk memahami sistem pemilahan sampah organik dan anorganik di wilayah padat penduduk. Kunjungan dimulai dengan agenda ke Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, di mana rombongan mendapat pemaparan mengenai roadmap pengelolaan sampah secara sistematis. Pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak rumah juga disorot dalam paparan tersebut.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Pusat Edukasi KIE RBU, yang menjadi pusat edukasi lingkungan dan fasilitas pengolahan sampah kering terintegrasi. Di lokasi tersebut, para camat, lurah, dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru diajarkan bagaimana pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari gerakan edukasi masyarakat serta menciptakan nilai tambah dari limbah. Studi tiru juga mencakup kunjungan ke kawasan ProKlim RW 01 Tugu Utara, di mana rombongan mempelajari inovasi pengolahan sampah berbasis masyarakat, seperti budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai pengurai sampah organik.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan ke RDF Plant Rorotan, fasilitas pengolahan sampah modern Provinsi DKI Jakarta. Teknologi yang digunakan di fasilitas ini mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif Refuse Derived Fuel (RDF). Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, serta rombongan, serius menyimak proses pengolahan sampah menjadi energi alternatif di lokasi tersebut.
Pembelajaran dari kunjungan ini diharapkan membantu Kota Banjarbaru menyusun strategi konkret pengelolaan sampah di tingkat kelurahan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani, menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam pengolahan sampah dan menegaskan bahwa pemilahan sampah harus dimulai dari sumbernya. Studi tiru diharapkan menjadi titik awal perubahan besar dalam pengelolaan sampah di Banjarbaru untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan.


