Pasar saham Indonesia diprediksi akan mengalami pemulihan pada kuartal III 2026, meskipun target untuk menembus level 10.000 dinilai cukup menantang untuk dicapai tahun ini. Direktur Utama PT OCBC Sekuritas Indonesia, Betty Goenawan, memperkirakan bahwa pasar saham Indonesia memiliki potensi untuk pulih, meskipun mencapai level 10.000 di tahun ini dianggap sulit. Betty memproyeksikan bahwa pasar kemungkinan akan rebound pada kuartal III 2026, meskipun saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di sekitar 7.200.
Dalam kondisi pasar yang belum stabil, investor cenderung mengadopsi strategi “buy and hold” tanpa melakukan transaksi jual-beli secara agresif. Meskipun terdapat aktivitas perdagangan jangka pendek, pasar secara keseluruhan dihadapkan pada tantangan signifikan. Pelaku pasar saat ini lebih memilih untuk menunggu kejelasan arah, termasuk hasil evaluasi indeks MSCI yang dianggap dapat mempengaruhi pergerakan IHSG di masa depan. Dengan demikian, pasar saham Indonesia masih dihadapkan pada tantangan yang signifikan meskipun terdapat potensi pemulihan pada kuartal III 2026.


