Sunday, May 10, 2026
HomeSahamMengapa Matahari Department Store Tutup? Analisis dan Alasannya

Mengapa Matahari Department Store Tutup? Analisis dan Alasannya

Manajemen PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) telah merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh perusahaan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Rencana buyback saham ini akan dilaksanakan setelah diperolehnya persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diadakan pada 10 April 2025. Pelaksanaan pembelian kembali saham akan dilaksanakan dalam jangka waktu maksimal 12 bulan setelah tanggal RUPST berlangsung.

Biaya yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham mencapai maksimal Rp 150 miliar. Pembelian kembali saham akan dilakukan hingga mencapai 10% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan, khususnya pada Saham Seri C dengan harga yang mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Manajemen perusahaan menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dan memberikan fleksibilitas dalam mengelola modal guna mencapai struktur permodalan yang lebih efisien.

Perusahaan menegaskan bahwa dana yang digunakan untuk pembelian kembali saham berasal dari sumber internal perusahaan dan bukan dari hasil penawaran umum atau pinjaman. Selain itu, sumber dana tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya di masa mendatang. Manajemen juga meyakinkan bahwa pelaksanaan buyback saham ini tidak akan berdampak besar terhadap pendapatan maupun biaya pembiayaan perusahaan.

Pada akhirnya, langkah pembelian kembali saham ini merupakan strategi yang diambil oleh PT Matahari Department Store Tbk untuk memperkuat posisi dan nilai perusahaan, dengan tetap menjaga kesehatan keuangan perusahaan ke depannya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler