Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (Kloter) BDJ 01 Embarkasi Banjarmasin asal Kota Banjarmasin pada Kamis malam. Prosesi pelepasan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pejabat Eselon II Kementerian Haji dan Umrah RI, serta berbagai pihak terkait. H Muhidin menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Dia juga mengingatkan jamaah tentang suhu yang ekstrem di sana, terutama saat wukuf di Arafah. Gubernur Kalsel juga memberikan penegasan kepada para petugas haji agar memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H Eddy Khairani, menjelaskan bahwa Embarkasi Banjarmasin akan memberangkatkan 19 kloter, dengan 15 kloter berasal dari Kalimantan Selatan dan 4 kloter dari Kalimantan Tengah. Jumlah jemaah dan petugas dalam kloter pertama BDJ 01 asal Kota Banjarmasin adalah 359 orang, mengingat satu jemaah batal berangkat karena meninggal dunia sebelum masuk asrama.
Selain itu, Eddy Khairani menekankan pentingnya kekompakan dan kepedulian sosial antar jamaah, terutama kepada kelompok rentan. Dengan pelepasan Kloter BDJ 01 ini, diharapkan seluruh proses haji Embarkasi Banjarmasin dapat berjalan lancar dan jamaah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, serta kembali dengan predikat haji yang mabrur.


