Sunday, May 10, 2026
HomeSahamEmiten AALI: Laba Mencapai Rp 373,40 Miliar hingga Maret 2026

Emiten AALI: Laba Mencapai Rp 373,40 Miliar hingga Maret 2026

Astra Agro Lestari Tbk Raih Kinerja Positif di Kuartal I 2026

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berhasil mencatat kinerja keuangan yang positif selama kuartal I 2026. Perusahaan ini berhasil meraih pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan hingga bulan Maret 2026.

Pendapatan dan Laba Bersih Meningkat

Pada periode tersebut, PT Astra Agro Lestari Tbk berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 7,5 triliun, mengalami kenaikan sebesar 6,8% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dalam kuartal I 2025, pendapatan perseroan mencapai Rp 7,02 triliun. Selain itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meningkat mencapai Rp 373,40 miliar, naik 34,8% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 277,03 miliar.

Faktor Pendukung Kinerja Positif

Pertumbuhan kinerja perusahaan tersebut didorong oleh peningkatan efisiensi operasional di berbagai lini bisnis, serta pengendalian biaya dan belanja perseroan yang baik. Hal ini tercermin dari Net Profit Margin (NPM) Perseroan yang mencapai 5% pada kuartal I 2026, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar 3,9%.

Direktur Astra Agro Lestari Tingning Sukowignjo menyatakan bahwa pencapaian positif ini tidak terlepas dari dukungan para pemangku kepentingan perusahaan. Kolaborasi yang kuat dari semua pihak menjadi faktor kunci dalam menjaga daya tahan operasional dan keuangan Perseroan.

“Pencapaian saat ini berkat dukungan berkelanjutan dari para stakeholders. Terima kasih atas kepercayaan dan dedikasi seluruh pihak yang senantiasa mendampingi perjalanan Astra Agro. Mari terus memperkuat kolaborasi ini demi mewujudkan pertumbuhan yang saling membawa manfaat ke depan,” ujar Tingning Sukowignjo.

Laba bruto perseroan juga mengalami kenaikan signifikan, naik 24,03% menjadi Rp 1,16 triliun hingga kuartal I 2026 dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 937,28 miliar.

Seiring dengan itu, laba per saham dasar/dilusi juga mengalami peningkatan menjadi Rp 194,01 hingga kuartal I 2026 dari Rp 143,94 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler