Wednesday, June 10, 2026
HomeBeritaGeopark Meratus: Transformasi Lahan Eks Tambang ke Potensi Baru

Geopark Meratus: Transformasi Lahan Eks Tambang ke Potensi Baru

Badan Pengelola Geopark Meratus Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Badan Pengelola Geopark Meratus terus mendorong pengembangan kawasan berbasis prinsip berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi. Wakil Sekretaris Badan Pengelola Geopark Meratus, Theodorik Rizal Manik, menyoroti tantangan utama dalam pengelolaan kawasan tersebut.

Tantangan Pengelolaan Geopark Meratus

Theodorik menyebutkan bahwa sebagian kawasan Geopark Meratus terletak di wilayah pertambangan, termasuk tambang batu bara, intan, dan emas. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk dikelola secara berkelanjutan. Pendekatan Geopark harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada sektor ekstraktif seperti pertambangan.

Dalam upaya mengatasi kondisi tersebut, Geopark Meratus bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Badan Restorasi Lingkungan Jerman (BGR), untuk merancang rehabilitasi lahan bekas tambang. Upaya ini melibatkan akademisi dan pihak terkait guna menciptakan alternatif ekonomi inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Langkah Konkret dan Strategi Pembangunan

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan bekas tambang untuk peternakan dengan menanam rumput gajah sebagai pakan ternak. Selain itu, program Geofood juga diperkenalkan untuk memperkuat sektor kuliner lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Geopark Meratus juga fokus pada penguatan kelembagaan dan tata kelola untuk menjadi lebih mandiri dan profesional.

Dengan upaya berkelanjutan ini, Geopark Meratus diharapkan dapat menjadi katalisator pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain mendukung sektor pariwisata, Geopark juga berperan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler