Taylor Swift, Sukses Besar di Belakang Layar
Jakarta, CNN Indonesia — Taylor Swift telah menciptakan keajaiban di balik layar yang membuat para musisi di bawah Universal Music Group (UMG) berpotensi mendapat rezeki nomplok. Kesuksesan label raksasa ini dalam menjual sahamnya di Spotify membuka peluang bagi semua musisi di bawah naungannya.
Keputusan Strategis Taylor Swift
Sebuah keputusan strategis dibuat oleh Taylor Swift ketika ia bergabung dengan Universal Music Group pada November 2018. Dalam kontraknya, Swift berhasil merundingkan pembagian hasil penjualan saham Spotify dengan UMG tanpa dikaitkan dengan utang atau biaya artis ke label.
Ketentuan non-recoupable dalam kontrak tersebut membuat Taylor Swift menjadi penyelamat bagi para musisi lain di bawah label. Langkah cerdas ini membuktikan bahwa Swift tidak hanya pandai bermusik, tetapi juga dalam berbisnis.
Komitmen Universal Music Group
Universal Music Group telah memastikan bahwa porsi dari penjualan saham tersebut akan dikonsistensikan dengan kompensasi artis. Hal ini menunjukkan pendekatan yang adil terhadap pembagian royalti artis dan porsi pendapatan streaming mereka.
Menariknya, Taylor Swift telah beberapa kali mengambil sikap tegas terkait masalah pembayaran dalam industri musik. Misalnya, pada 2015, Swift menulis surat terbuka kepada Apple agar tetap membayar artis selama masa uji coba gratis Apple Music.
Keberhasilan Taylor Swift dalam mengamankan kesepakatan yang menguntungkan bagi para musisi di bawah label Universal Music Group membuktikan kepiawaiannya sebagai seorang bintang pop multidimensional.


