Harga Bitcoin Turun Tajam Setelah Gagal Melewati Level Resistensi Utama
Seiring dengan arus masuk ke ETF Bitcoin yang melonjak melebihi USD 1 miliar untuk pertama kalinya sejak awal Januari, harga Bitcoin mengalami penurunan tajam ke angka USD 79.800 setelah tidak mampu menembus level resistensi utama. Meskipun demikian, para analis menyarankan bahwa penurunan ini mungkin hanya bersifat sementara.
Sinyal Teknis dan Pergerakan Harga
Berdasarkan data dari coinmarketcap pada Rabu (8/5/2026), penurunan harga Bitcoin terjadi bersamaan dengan divergensi negatif pada indeks kekuatan relatif (RSI). Pelemahan RSI saat Bitcoin mendekati level tertinggi baru mengindikasikan penurunan minat beli dan kenaikan sikap hati-hati di kalangan pedagang.
Dalam jangka pendek, level USD 78.500 menjadi patokan pembukaan mingguan yang signifikan. Analis memperkirakan bahwa jika Bitcoin dapat bertahan di atas ambang batas tersebut, penurunan harga kemungkinan akan terbatas. Namun, jika tidak, kisaran USD 76.000 hingga USD 78.000 menjadi zona support penting yang harus diawasi.
Para pengamat pasar meyakini bahwa meskipun Bitcoin turun ke zona support tersebut, kripto tersebut berpotensi pulih dengan cepat dan kembali menguji level tertinggi baru-baru ini di USD 82.800. Fluktuasi harga di area volume rendah seringkali membangkitkan likuiditas baru dan mengakibatkan kenaikan harga.
Pandangan Analis dan Ekspektasi Pasar
Analis terkemuka di pasar kripto, Jelle, mencatat bahwa rata-rata pergerakan 200 hari kini berubah dari support menjadi resistance, dengan harga USD 78.000 menjadi level support utama pertama yang perlu diperhatikan. Menurut Jelle, pengujian ulang level ini dapat membuka peluang bagi target harga baru.
Analisis lainnya, Killa XBT, memperkirakan bahwa penjualan yang terus menerus dapat mendorong support berikutnya ke kisaran USD 76.300–USD 74.700. Meskipun pembeli tetap mempertahankan level pembukaan mingguan, ketidakpastian tetap menguar. “
“Rata-rata pergerakan 200 hari kini bertindak sebagai resistance, sementara $78.000 diamati sebagai area support kunci pertama,” ungkapnya.


