Lo Kheng Hong, Investor Jangka Panjang dengan Portofolio Saham Luas
Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menarik perhatian pasar atas kepemilikan sahamnya yang signifikan di berbagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dikenal dengan strategi investasi jangka panjangnya, Lo Kheng Hong memiliki portofolio yang tersebar di berbagai sektor industri.
Kepemilikan Saham Strategis
Berdasarkan data BEI, Lo Kheng Hong memiliki kepemilikan saham di beberapa perusahaan dengan porsi di atas 1%, termasuk di sektor properti, manufaktur, perkebunan, pembiayaan, ritel, dan petrokimia. Salah satu kepemilikan terbesarnya adalah di PT Intiland Development Tbk (DILD) dengan 716,8 juta lembar saham atau setara 6,92% kepemilikan.
Di sektor lain, Lo Kheng Hong juga memiliki saham PT Global Mediacom Tbk sebanyak 1,06 miliar lembar atau sekitar 6,43%, serta saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) sebanyak 155,38 juta lembar atau 5,64% di sektor pertambangan dan energi.
Portofolio Lainnya
Selain itu, Lo Kheng Hong juga memiliki saham di sektor manufaktur dan ritel. Melalui PT Gajah Tunggal Tbk (GJLT), ia memiliki sekitar 232,79 juta lembar saham atau setara 6,68% dari total saham perusahaan. Sedangkan di PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) di sektor ritel, Lo Kheng Hong memiliki 201,34 juta lembar saham atau sekitar 2,84%.
Di sektor perkebunan, investor yang populer dengan sebutan “Warren Buffett Indonesia” ini memiliki 771,01 juta lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) atau setara 4,97%, dan saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sebanyak 89,04 juta lembar atau 1,31%.
Dengan kepemilikan saham yang beragam di berbagai sektor, Lo Kheng Hong terus menunjukkan komitmen dalam strategi investasi jangka panjangnya di pasar modal Indonesia.


