Berkshire Hathaway Kembali Investasi di Delta Air Lines setelah Pandemi
Perusahaan investasi milik miliarder Warren Buffett, Berkshire Hathaway, mengumumkan penambahan kepemilikan saham di Delta Air Lines. Langkah ini menandai kembalinya konglomerat tersebut ke sektor penerbangan setelah mundur selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020.
Menurut laporan CNBC, nilai penambahan saham tersebut mencapai lebih dari USD 2,6 miliar atau sekitar Rp 45,73 triliun. Dengan adanya peningkatan ini, Delta Air Lines menjadi kepemilikan terbesar ke-14 Berkshire Hathaway pada akhir Maret 2026 berdasarkan pengajuan regulasi baru.
Langkah Strategis Warren Buffett
Keputusan Warren Buffett untuk kembali berinvestasi di Delta Air Lines menjadi sorotan, mengingat enam tahun lalu ia menjual seluruh portofolio saham perusahaan penerbangan di Amerika Serikat. Penjualan tersebut mencakup saham-saham di United, American, Southwest, dan Delta Air Lines senilai lebih dari USD 4 miliar atau sekitar Rp 70,36 triliun.
Pada saat itu, Buffett mempertimbangkan adanya perubahan fundamental dalam perilaku konsumen dan pola perjalanan akibat pandemi COVID-19 yang sedang terjadi. Namun, dengan langkah terbarunya, tampaknya Berkshire Hathaway kembali melihat potensi di sektor penerbangan.
Penyesuaian Portofolio Investasi
Selain menambah kepemilikan saham di Delta Air Lines, Berkshire Hathaway juga melakukan penyesuaian portofolio investasi lainnya. Perusahaan ini mengurangi kepemilikan saham di Chevron, sementara meningkatkan kepemilikan di Alphabet, induk dari Google, yang kini menjadi kepemilikan terbesar ketujuh Berkshire.
Selain itu, Berkshire Hathaway juga memulai posisi kecil di Macy’s dengan nilai sekitar USD 55 juta atau sekitar Rp 967,56 miliar pada akhir kuartal pertama. Dengan langkah-langkah ini, konglomerat tersebut terus melakukan diversifikasi investasi sesuai dengan kondisi pasar dan potensi pertumbuhan perusahaan-perusahaan yang diinvestasikannya.
Sementara itu, penjualan sejumlah saham pada kuartal sebelumnya juga dikaitkan dengan upaya melepaskan posisi yang terkait dengan mantan wakil Warren Buffett, Todd Combs. Strategi pengelolaan portofolio investasi yang dilakukan Berkshire Hathaway terus mengikuti dinamika pasar dan peluang investasi yang muncul.


