Investor Kripto di Hong Kong Gagal Lakukan Aksi Bakar Diri
Seorang investor kripto di Hong Kong, bernama Li, gagal melaksanakan niatnya untuk melakukan aksi bakar diri di Hong Kong Park. Polisi berhasil menggagalkan aksi tersebut setelah menemukan dua wadah cairan mudah terbakar yang dibawa oleh Li.
Rekayasa Aksi di Ruang Publik
Dari hasil penyelidikan awal, petugas menduga bahwa Li berencana untuk makan siang di sebuah restoran sebelum berjalan ke Hong Kong Park. Di tempat ini, ia niatnya adalah untuk melakukan aksi bakar diri di ruang publik. Namun, berkat kecepatan respons dari pihak kepolisian, aksi tersebut dapat dicegah dengan aman tanpa menimbulkan korban luka atau evakuasi massal.
Li akhirnya ditangkap atas tuduhan memiliki barang yang berpotensi digunakan untuk merusak properti atau bahkan melukai diri sendiri. Unit Kejahatan Regional Pulau Hong Kong kini menangani kasus ini dengan serius.
Dampak Serius Kerugian Investasi Kripto
Kejadian ini menambah panjang daftar dampak serius yang bisa ditimbulkan oleh kerugian investasi kripto terhadap kondisi mental investor. Pada awal tahun ini, media Cryptopolitan juga melaporkan kematian seorang investor kripto bernama Chen, yang berusia 32 tahun.
Chen diketahui kehilangan sekitar USD 1,2 juta atau sekitar Rp 19,2 miliar akibat transaksi kripto yang tidak berhasil. Mahasiswa pascasarjana asal Hong Kong tersebut bahkan melompat dari apartemennya setelah mengungkapkan kerugiannya kepada sang ayah. Saat kejadian, Chen baru saja kembali dari Inggris setelah menjalani evaluasi medis.


