Erin Bantah Tudingan Kekerasan terhadap Asisten Rumah Tangga
Jakarta, CNN Indonesia – Rien Wartia Trigina alias Erin membantah tuduhan tindakan kekerasan atau perlakuan kasar terhadap asisten rumah tangga (ART) yang bekerja dengannya. Hal ini terkait dengan laporan yang dilakukan Hera terkait dugaan kekerasan oleh Erin kepada polisi. Meski demikian, Erin menegaskan bahwa dia tidak ingin berdamai dengan Hera terkait masalah ini.
Penegasan Dari Kuasa Hukum Erin
Kuasa hukum Erin, Farahnaz Maharani, menyatakan bahwa jika Erin memiliki kebiasaan kasar terhadap ART di rumahnya, hal tersebut juga akan dirasakan oleh ART lainnya. Erin sendiri menegaskan bahwa dia tidak pernah menyentuh Hera secara fisik. Hera sendiri, dalam tanggapannya, menyatakan bahwa tidak ada masalah serius antara mereka.
Klarifikasi dari Erin
Erin menyebutkan bahwa ART lain di rumahnya telah memberikan kesaksian bahwa keadaannya aman dan tidak mengalami perlakuan kasar seperti yang diakui Hera. Erin juga menolak untuk berdamai dengan Hera karena merasa menjadi korban fitnah terkait tuduhan kekerasan tersebut.
Erin mengklaim bahwa tuduhan yang dialamatkan padanya, seperti mencakar, mencekik, menendang, maupun mengancam dengan senjata tajam, sangat keterlaluan dan tidak benar. Dia juga mengatakan bahwa telah melaporkan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik yang dialamatkan padanya.
Kasus yang Menimbulkan Polemik
Kasus ini bermula dari laporan yang dibuat oleh Hera terhadap Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan. Namun, Erin menyangkal seluruh tuduhan yang dilontarkan padanya. Dia menyebut bahwa ada bukti berupa rekaman CCTV dan kesaksian dari saksi lain yang membuktikan bahwa tuduhan kekerasan tersebut tidak benar.
Dengan demikian, kasus ini masih akan terus berlanjut sesuai dengan proses hukum yang sedang berjalan. Erin menegaskan bahwa dia tidak akan mengakui tuduhan tersebut dan bersedia mempertaruhkan keadilan demi membersihkan namanya.


