IHSG Tertekan Mayoritas Sektor Saham Memerah
Perdagangan saham Selasa, (26/5/2026) menyaksikan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam zona merah menjelang libur Idul Adha. Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang memerah.
Berdasarkan data RTI, IHSG hari ini turun 1,23% ke posisi 6.130,19. Sementara itu, Indeks saham LQ45 tergelincir 1,71% menjadi 620,39, menandai penurunan mayoritas indeks saham acuan.
Pergerakan IHSG dan Frekuensi Perdagangan
Pada perdagangan saham Selasa, IHSG bergerak antara level tertinggi 6.286,87 dan terendah 6.124,79. Terdapat 447 saham yang melemah, memberikan tekanan terhadap IHSG, sementara 241 saham menguat dan 133 saham stagnan.
Total frekuensi perdagangan saham mencapai 1.964.477 kali dengan volume perdagangan saham sebanyak 24,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 18,1 triliun, sementara posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 17.789.
Tekanan Mayoritas Sektor Saham
Mayoritas sektor saham terpantau mengalami tekanan. Sektor saham industri menunjukkan pelemahan sebesar 3,38%, menjadi sektor dengan penurunan terbesar. Sektor saham energi turun 1,04%, sektor saham basic merosot 0,89%, sementara sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 1,69%, dan sektor saham consumer siklikal merosot 2,2%.
Sementara itu, sektor saham kesehatan terpangkas 0,63%, sektor saham keuangan melemah 1,52%, dan sektor saham properti turun 2,14%. Di sisi lain, sektor saham teknologi mengalami kenaikan 0,08%, sektor saham infrastruktur bertambah 0,18%, dan sektor saham transportasi menguat 0,06%.


