Rafathar Ungkap Kesukaannya pada Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’
Putera sulung presenter Raffi Ahmad, Rafathar Malik Ahmad, baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia sangat menyukai lagu viral ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ yang sedang ramai diperbincangkan di dunia maya. Pengakuan ini keluar saat Rafathar berbincang-bincang dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melalui panggilan video. Raffi Ahmad membagikan momen lucu ini di akun Instagram pribadinya @raffinagita1717.
Rafathar Gemari Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’
Dalam video tersebut, Raffi Ahmad terlihat menggodai Rafathar yang terlihat begitu menyukai lagu tersebut. “Rafathar ngefans banget, malu dia. Aa senang kan sama lagunya? Gimana, MBG gimana?” ujar Raffi sambil duduk di samping Bahlil. Rafathar pun mengaku suka pada lagu tersebut dan terus bertanya pada Raffi.
Konten Viral di Media Sosial
Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ telah menjadi viral di berbagai platform media sosial belakangan ini. Salah satu akun yang membantu mempopulerkan lagu ini adalah TikTok @panggilakubambang yang dikelola oleh influencer Sania Leonardo. Video lagu tersebut telah ditonton jutaan kali dan mendapat banyak likes.
Melihat fenomena ini, Bahlil Lahadalia mengaku penasaran dengan pembuat lagu tersebut dan bahkan meminta bantuan Raffi untuk menghubungi pencipta lagu tersebut. Ia menyatakan bahwa lagu ini sering kali menjadi hiburan paginya meski sedang menjalankan ibadah. Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ sendiri diciptakan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan liriknya berdasarkan kompilasi komentar warganet yang diarahkan pada Bahlil.
Penelusuran menunjukkan bahwa akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN memperkenalkan konsep lagu tersebut. Mereka memanfaatkan komentar-komentar warganet sebagai lirik lagu yang diunggah pada April 2026. Meski menjadi bahan perbincangan, Bahlil tetap menghargai karya kreatif dari para pembuat konten dan warganet.
Di sisi lain, Bahlil menekankan pentingnya penggunaan media sosial yang bijak tanpa menyentuh isu SARA (suku, agama, ras, antargolongan). Meskipun konten tersebut bisa menjadi hiburan, upaya untuk tetap menjaga kebijaksanaan dalam berekspresi di media sosial sangat ditekankan.


