Friday, June 12, 2026
HomeShowbizKala Zine Meningkat Populer di Jepang: AI Tidak Bisa Menirunya

Kala Zine Meningkat Populer di Jepang: AI Tidak Bisa Menirunya

Zine Menjadi Tren di Jepang di Tengah Masa Senjakala Media Cetak

Di tengah maraknya kemajuan teknologi, di mana media cetak diprediksi akan mengalami masa senjakala, terjadi tren unik di Jepang. Kazuma Obara dan Akihico Mori, dua kreator asal Jepang, memperhatikan bahwa penerbitan independen dan majalah ‘zine’ buatan tangan semakin populer meskipun industri penerbitan mengalami penurunan signifikan.

Zine: Perkembangan dalam Era Digital

Meskipun penerbitan tradisional mengalami penurunan, ‘zine’ atau majalah independen buatan tangan semakin populer di Jepang. Mori, seorang penulis berusia 44 tahun, menyatakan bahwa keunikan ‘zine’ terletak pada gairah sang pencipta yang bisa dirasakan secara langsung ketika memegang karya tersebut. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang tidak bisa ditandingi oleh kecerdasan buatan atau media sosial.

Obara, seorang fotografer, melihat bahwa kertas sebagai media cetak memberikan pengalaman multi-indra yang tidak bisa disamai oleh media sosial. Bersama dengan semua teknologi canggih, ‘zine’ kembali mendapat tempat di hati para pembaca, terutama kaum muda yang menginginkan pengalaman yang lebih nyata dan personal.

Keberhasilan ‘Zine’ dalam Generasi Baru

Di tengah pesatnya penurunan media cetak secara global, ‘zine’ justru kembali mendapat tempat di hati pembaca. Jepang sendiri mengalami peningkatan perputaran pasar penerbitan independen, menunjukkan bahwa minat terhadap majalah buatan tangan semakin meningkat.

Pameran ‘zine’ yang digelar di Tokyo menjadi ajang yang ramai dikunjungi, terutama oleh kaum muda. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan ‘zine’ dapat memberikan pandangan dunia yang berbeda dan menyajikan berbagai topik yang lebih beragam.

Meski banyak yang khawatir akan masa depan media cetak, ‘zine’ membuktikan bahwa kehangatan dan keunikan kertas sebagai media cetak tidak bisa digantikan oleh teknologi digital. Semoga ‘zine’ dan media cetak tradisional tetap bertahan dan terus memberikan pengalaman yang berharga bagi para pembaca di masa mendatang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler