Friday, June 12, 2026
HomeKesehatanRahasia Nyamar di Kos-kosan: Markas Penipuan Love Scam Fabiola

Rahasia Nyamar di Kos-kosan: Markas Penipuan Love Scam Fabiola

Jaringan Penipuan Love Scam Internasional Terbongkar di Solo Raya

Pada Rabu, 3 Juni 2026, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok asmara yang menggemparkan publik. Sindikat penipuan internasional ini menggunakan modus pig butchering dan beroperasi di wilayah Solo Raya.

39 Orang Tersangka Diamankan

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian berhasil menangkap 39 orang tersangka yang berasal dari Indonesia, Nepal, dan Myanmar. Sindikat ini diduga telah mendapatkan keuntungan sebesar Rp41,1 miliar dari ratusan korban, kebanyakan berasal dari Amerika Serikat.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih, menjelaskan bahwa para pelaku membangun hubungan emosional dengan korban sebelum mengajak korban untuk berinvestasi dalam platform kripto palsu.

Markas Besar Terletak di Solo Baru

Penyelidikan menemukan bahwa pusat operasional sindikat penipuan ini berada di Solo Raya, tepatnya di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Ada total tujuh lokasi yang digunakan oleh jaringan ini, termasuk satu kantor perusahaan dan enam rumah kos di Surakarta dan Sukoharjo.

Perusahaan yang diduga sebagai pusat kegiatan utama jaringan ini adalah PT Digi Global Konsultan. Selain sebagai kantor operasional, tempat ini juga digunakan untuk merekrut anggota baru dan melatih mereka dalam menjalankan aksi penipuan.

Para pelaku yang berkantor dari rumah kos bertujuan untuk menyembunyikan aktivitas mereka agar tidak terdeteksi oleh aparat kepolisian.

Fabiola Elizabeth Terlibat dalam Modus Love Scam

Sindikat ini menggunakan berbagai aplikasi kencan daring seperti Tinder, Puf, dan Boo untuk mencari target. Mereka juga memanfaatkan media sosial untuk memulai komunikasi dengan calon korban.

Penyidik menemukan bahwa jaringan ini menggunakan identitas palsu dengan foto dan video perempuan untuk menarik perhatian korban. Salah satu wanita yang berperan dalam modus penipuan ini adalah perempuan berinisial F yang diketahui memiliki peran penting sebagai model.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler